Catatan harian di RSJ Bogor (3)

June 24th, 2009

Rabu, 24 Juni 2009

Saat saya tiba, seorang petugas tengah mencukur rambut beberapa pasien di teras. Mereka antri dengan tertib. Sebagian yang lain tengah main bola bersama petugas. Para petugas melayani pasien dengan telaten sekali.  Hari ini jadwal pengajian. Beramai-ramai mereka datang ke musholla diiringi para suster. Beberapa menghindar, memilih masuk kamar. Saya turut ke musholla. Pasien yang dibolehkan ikut pengajian adalah mereka yang sudah relatif stabil emosinya. Pasien saya sibuk mengenalkan saya pada teman-temannya dari bangsal lain. Saya terharu. Saya sendiri tidak pernah mengenalkan pasien saya pada teman-teman. Tanpa sadar saya sudah mendegradasi aspek keinsanan mereka. Mereka masih menoleh pada saya, sambil mendengarkan cerita pasien saya –yang entah apa yang ia ceritakan pada teman-temannya- untuk menutupi jengah, saya pasang muka serius. Berhasil. Perhatian mereka kembali fokus pada pengajian. Pengajian di mulai. Pertama-tama mereka membaca sholawat, kemudian mengirim al-fatihah bagi orang-orang terdekat. Mendoakan mereka yang tengah sakit. Setelah itu pasien dibolehkan untuk membaca surat-surat pendek. Mereka berinisiatif mengajukan diri. Pasien saya yang pertama maju. Senyumnya sumringah ketika saya acungkan dua jempol. Read the rest of this entry »

Catatan harian di RSJ Bogor (2)

June 24th, 2009

Selasa, 23 Juni 2009

Saya bergegas datang ke rs, hp di tangan berdering-dering. Saya terlambat. Begitu tiba, teman saya menyampaikan salam dari pasien yang tengah saya observasi. Saya menunggu mereka berbenah setelah sarapan. Sambil menyiapkan alat-alat tes saya duduk dekat teras yang luas. Angin semilir menerpa teduh. Bangunan yang berdiri sejak tahun 1882 ini masih sangat kokoh. Langit-langitnya menjulang sekitar 4,5m, dihiasi dengan banyak sekali jendela yang berdaun lebar dan besar, tingginya nyaris seukuran tubuh manusia. Antar bangsal ditengahi oleh lapangan rumput nan luas dengan pohon rindang di sana-sini. Dibawahnya di buat bangku kayu panjang berderet-deret. Read the rest of this entry »

Catatan harian di RSJ Bogor (1)

June 23rd, 2009

Sahabat setia blog diannovi, saat ini saya sedang menjalani praktikum di rumah sakit jiwa bogor (RSMM). Pengalaman ini akan saya posting dalam bentuk catatan harian. Mudah-mudahan ada manfaat yang bisa kita hikmati bersama. Selamat menikmati…

Senin, 22 Juni 2009

Hari pertama di RSMM. Setelah acara serah terima pihak fakultas ke rumah sakit, kami di boyong berkeliling rumah sakit. Mengunjungi bangsal-bangsal dalam area seluas kurang lebih 579.000 m2.  Tempat pertama yang kami kunjungi adalah bangsal kresna, semua bangsal di namai dengan nama tokoh pewayangan, yang merupakan bangsal isolasi. Biasanya pasien dari IGD jiwa (instalasi gawat darurat jiwa)  sementara waktu ditempatkan di bangsal ini untuk di observasi, kemudian diberikan treatment medikasi sampai pasien cukup tenang untuk dipindahkan ke bangsal umum. Kami masih menunggu gerbang bangsal di buka, nyali kami langsung menciut mendengar teriakan-teriakan histeris dari kamar-kamar berjeruji. Rupanya ada pasien yang baru masuk. Read the rest of this entry »