Seribu layang-layang di langit sore
Seribu layang-layang menghias langit sore
Beribu tangan menjulur-julur ke udara,
mengarak layang-layang di sela awan.
Lihai tangan merentang benang,
sembari menyimak gelagat angin.
Kadang benang di ulur, kadang di tarik.
Angin kencang jangan di lawan,
ulurkan benang,
jangan di tahan.
Benang tegang mudah putus, tak kuat menahan angin,
mudah pula disambar benang lawan.
Hati-hati.
Banyak mata mengintai layang-layang putus.
Bersorak-sorai saat layang-layang lepas dari benang,
dan penuntun tak mampu lagi kendali.
Lihat layang-layang putus,
gontai dibawa angin.
Terhenti disangkut kayu, sobek di sana-sini.
Menunduk layu, tak mampu tengadah.
Menjadi rebutan sana-sini.
Seribu layang-layang mengulur asa.
Di tangan seorang cerdik, layang-layang indah tak terperi.
Menari bersama angin,
membumbung di langit biru
Semoga sang penuntun, bersetia menjaga
agar tegak layang-layang
di singgasana langit sore.
May 25th, 2009 at 21:05
Begitu manis dan segar
May 26th, 2009 at 09:12
heheheheh, boleh juga….:smile:
May 26th, 2009 at 14:54
duuuh makasiiiih. senengnya dipuji..;))
May 31st, 2009 at 08:00
hmmm…
June 4th, 2009 at 12:18
jadi inget dulu main layang2 diatas rumah, sampai langit menjadi sore,
sebelum dipanggil turun sama mama belum mau turun, habis layanganya belum putus …..
Layang-layangku ditiup angin ….
(layangan yang begitu berharga dimata anak-anak)
Ayo teh kita main layangan lagi… hehehehehe…
(ayooo iklan apa…??)
June 4th, 2009 at 14:49
epilepsy bukan penyakit menular, nop.:D
June 5th, 2009 at 00:28
Mba Novi, main layangannya jangan kelamaan. Nanti rambutnya berubah pirang loh!
June 8th, 2009 at 09:13
rambut hitam berubah jadi pirang, (gelap menjadi terang)
kulit putih menjadi coklat (terang menjadi gelap)
tp Alhamdulillah dengan memakai pakaian muslim (bertaubat)
kembali ke warna asal
kl belum siap sama cahaya yang kuat
pakailah hijab…..
June 8th, 2009 at 14:25
Aduh komentar mba Novri membuat aku tertunduk malu. Semoga Allah Ta’ala membimbing hambanya dalam bertaubat. amin
“kl belum siap sama cahaya yang kuat
pakailah hijab…..” -> Belum paham….
June 8th, 2009 at 15:21
Amiin, Insya Allah kita dalam bimbinganNya, yang pernah saya dengar Dia Ta’ala lebih rindu dan cinta kepada kita ketika mulai melangkah untuk bertaubat.
Nabi Allah, Musa AS yang besar dan kuat saja jatuh pingsan.
Alhamdulillah, terimakasih kepada hijab yang menyimpan sebagian besar rindu dan cinta Allah Ta’ala, sehingga tubuh yang lemah dan kotor ini masih bisa berdiri, kl tidak mungkin sdh hancur seperti bukit Thursina
June 8th, 2009 at 22:07
Tak mampu lagi mulut ini berkata-kata.
Terima kasih mba Novri telah menyempatkan waktunya untuk sharing
June 9th, 2009 at 08:15
Alhamdulillah, terimakasih Mas Dimas menyenangkan bisa sharing diberanda rumah saudara
.
Nuhun pisan Teh Di sepertinya layang-layang terbang tinggiiii sekali…..
June 12th, 2009 at 10:47
Please feel free to share anything, my dear sister and brother.
Semoga saya bisa menjamu dengan baik.
Welcome.;)
August 25th, 2009 at 14:38
wow…
August 25th, 2009 at 14:38
:smile::eek::cry:bagus bgt….
November 16th, 2009 at 14:27
puitis “menikmatinya”