Suara hati
Wednesday, February 25th, 2009Perempuan itu masih duduk disana. Seperti biasa. Di sudut kelas, di tepi jendela berdaun lebar. Angin meriap rambut sebahunya. Menerbangkan anak-anak rambut disekitar keningnya. Menghadirkan hawa teduh di wajahnya. Sesekali ia menarik napas. Meresapi kesiur angin yang berkelindan dengan pendingin ruangan. Sembari matanya tetap lekat menatap layar komputer. Sesekali jemarinya menyentuh keyboard komputer. Kadang mengetik […]