Archive for August, 2008

Air

Tuesday, August 19th, 2008

Saat bersiap menujuNya. Langkah pertama adalah bersuci. Membersihkan diri. Berwudhu. Betapa tetes air yang jatuh ke tangan.. seolah menyambut kembalinya diri. Meresapkan keteduhan. Lembut mengalir, menetes ke bawah. Membawa diri untuk turut tunduk. Bening dan jernih. Membasuh buram.

Air. Asal bermulanya suatu kehidupan. Menjadi simbol kasih. Saat hati yang keras mulai mencerna kebenaran, […]

Untukmu

Monday, August 11th, 2008

ini,
ini ku siapkan hatiku
untuk kau tebar benih cintamu
ini,
ini ku rapihkan lakuku
untuk kau tatap indahku
ini,
ini ku semai aneka wewangian
untuk tidurmu dalam hangatku
ini,
ini aku
datang padamu, kembali
sambut dengan takzim
tetap di sini,
bersama kita kelana
semoga selalu menyala,
apa yang menjadi bagian diri
engkau, sahabat perjalananku
temani aku.
kini, hingga nanti.
jangan pergi..

Obat hati

Wednesday, August 6th, 2008

Kala hati terasa penat, beku, kesat, hampa, suntuk, kering, jumud dan hilang arah. Adalah suatu penangkal rasa, demikian mujarab khasiatnya. Obat bagi hati yang tengah merana. Ialah, sedekah.
Sedekah. Adalah memberikan apa yang paling berharga yang menjadi milik kita.
Mulailah bermohon padaNya agar diberikan jalan kepada siapa atau apa saja bagian diri kita yang patut […]