Catatan harian di RSJ Bogor (5)
July 1st, 2009Jelang 5 hari saya berinteraksi dengan penghuni. Tema keluhan para penghuni tak pernah beranjak jauh dari rasa marah, benci, dendam, merasa di perlakukan tidak adil, merasa tidak di sayang, merasa tidak berharga. Betul. Betul. Memaafkan mungkin bisa menjadi obat. Ringan lisan kita berkata itu. Apa yang membuat kata maaf terasa ringan di ucap sulit di laku? Apakah karena demikian dominannya rasa?. Ada yang demikian sensitif, begitu perasa, mudah tergugah emosinya. Sehingga masalah kecil terasa besar. Mengendap lama hingga karat di dasar hati. Tidak sekedar itu, beban yang mereka tanggung memang tidak sederhana. Diperlakukan kasar, dilecehkan seksual waktu kecil, ditelantarkan, dihujat makian. Betul. Betul. Kita bisa mendendang
laa yukallifullah nafsan illa wus’aha
. Allah sudah menakar setiap beban sesuai kadar kesanggupan diri. Lalu mengapa mereka tak kuasa menanggung beban?. Apa yang salah?. Apa yang perlu kita tata agar mampu setegar Daud yang bermohon: uji aku tuhanku, agar aku layak bersanding di sisimu. Read the rest of this entry »